Jumat, 16 Mei 2014

BUMI ALLAH SANGAT LUAS, MASIHKAH ANDA PESIMIS..?







: BUMI ALLAH SANGAT LUAS, MASIHKAH ANDA PESIMIS..? ::

Abu Usaamah Sufyan Bin Ranan


Saudaraku…
Pengangguran kian merajalela, di tahun 2013 badan pusat statistic memperkirakan angka pengangguran mencapai 7,39 juta orang dari total angkatan bekerja 118,19 juta orang. Dan angka ini mengalami sebuah peningkatan.

Siapa yang salah..?

Pemerintahkah..?

atau para penduduknya yang betah nganggur …?

Apakah lapangan pekerjaan itu sempit, di bumi persada Indonesia yang begitu luas..?

Ataukah memang tipikal penduduk kita yang suka nya memilih-milih pekerjaan, bahwa “pekerjaan ku harus jadi ‘karyawan’, harus kerja di pabrik yang besar, jika tak dapat lebih baik aku nganggur aja”.

Saudaraku…
Ada sebuah prinsip yang ana ambil faidah dari al Ustadz Zaenal Abidin –semoga Allah menjaga beliau- “senantiasa tetap bekerja meskipun bukan pekerja tetap” artinya “senantiasa kita bekerja meskipun kita bukan pekerja tetap [karyawan tetap, pegawai ber-SK]” dan sejenisnya.

Kuncinya adalah “GIAT…!! BEKERJA.. DAN BEKERJA… Apapun itu yang penting halal dan baik insya Allah berkah..!! Karena BUMI ALLAH ITU LUAS…..

Allah ta’ala berfirman :
“Sesungguhnya orang-orang yang diwafatkan malaikat dalam keadaan meratapi/menganiaya diri sendiri, malaikat bertanya (kepada mereka): ‘Dalam keadaan bagaimana kamu ini?’ Mereka menjawab: ‘Kami orang-orang yang tertindas di negeri (Makkah).’

Para malaikat berkata: ‘BUKANKAH BUMI ALLAH ITU LUAS, sehingga kamu dapat berhijrah di bumi itu?’ Orang-orang itu tempatnya neraka Jahannam, dan Jahannam itu seburuk-buruk tempat kembali. Kecuali mereka yang tertindas baik laki-laki atau wanita ataupun anak-anak yang tidak ada upaya serta tidak mengetahui jalan (untuk hijrah). Mereka itu, mudah-mudahan Allah memaafkannya. Dan adalah Allah Maha Pemaaf lagi Maha Pengampun. [QS An Nisa : 97]

Ayat diatas berkaitan dengan wajibnya hijrah dari negeri kafir ke negeri kaum muslimin sebagaimana Asy-Syaikh Al-’Utsaimin rahimahullahu menerangkan: “Sesungguhnya menetap di negeri kafir bahayanya amatlah besar terhadap agama seseorang. Membahayakan akhlak, prilaku, dan adabnya.

Kami dan selain kami telah melihat penyimpangan orang-orang yang tinggal di negeri kafir. Mereka pulang (dengan keyakinan) yang lain ketika berangkat, pulang dalam keadaan sebagai orang fasik. Sebagian mereka pulang dalam keadaan murtad dari agamanya....” (Syarh Al-Ushul Ats-Tsalatsah)

Hikmah bagi kita dalam hal ini adalah meyakini Bahwa BUMI ALLAH ITU LUAS, kalau sekiranya Allah mememrintahkan hijrah dari negeri kafir ke negeri muslim dengan kata lain tentu memepengaruhi aspek seluruhnya termasuk dalam hal pekerjaan, maka yakinilah bahawa “BUMI ALLAH ITU MEMANG LUAS”.

Saudaraku…
Kunci Sukses dalam mencari suatu pekerjaan adalah tawakal kepada Allah, konsekwensi tawakal adalah meyakini segala sesuatu dilangit dan di bumi Itu sudah Allah atur, mencakup makan anda, mencakup minum anda dan seluruhnya.

Allah ta’ala berfirman :
"Barang siapa bertawakal kepada Allah (dengan meyakini nya), niscaya Allah mencukupkan (kebutuhannya)." (QS. At-Thalaq: 3)
Janganlah kita kalah dengan burung-burung yang senantiasa bertawakal kepada Allah, pagi ia tak tau mau makan apa namun ketika sore dating perutnya sudah kenyang dengan Anugerah dan nikmat yang Allah berikan kepadannya.

Allah ta’ala berfirman :
"Seandainya kamu bertawakal kepada Allah (dengan meyakininya) dengan sebenar-benar tawakal, niscaya kamu diberi rezeki seperti burung diberi rezeki, ia pagi hari dalam keadaan lapar [tak tahu mau makan apa] namun pada sore hari ia telah kenyang." (HR. Ahmad ]

Saudaraku…

"SENANTIASA BEKERJA TETAP MESKIPUN ANDA BUKAN PEKERJA TETAP"

BEKERJALAH…
JANGAN MALAS…
APAPUN PEKERJAANNYA ASALKAN HALAL DAN BAIK INSYA ALLAH BERKAH.

Baarakallahufik

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Article's :

QAULAN-SADIDA.BLOGSPOT.COM

SEKOLAH YUUK..!!