Selasa, 05 Agustus 2014

MELAWAN LUPA, KHAWARIJ INSTAN

:: Melawan Lupa, Khawarij Instan ::

Abu Usaamah Sufyan Bin Ranan


Untukmu Jama'ah Tahdzir,

Sikapmu tak berubah meskipun kau telah terperosok dalam jurang lembah bersimbah darah.

Record fakta th.2000-an kau simpan rapi seolah bumi pertiwi sunyi sepi.

Sejak th.1990-an sampai sekarang Dana Ihya Turats menjadi kambing hitam, merobek harga diri setiap da'i meskipun tak terbukti, kau pede' sekali menjadi Salafy Sejati.

Dan bagi pengikut baru jama 'ah tahdzir, janganlah anda banyak omong karena omonganmu kosong, dan tentu anda adalah pengikut baru, tak akan tahu bahwa guru - guru kalian tangannya bersimbah darah namun merasa tak bersalah.

Ingatkah ambon...
Ingatkah Poso..
Ada khawarij Instan disana.. lantaran para ulama mentahdzir aksi khawarij instan ini,
Maka diantara mereka langsung bertaubat ( kalau tak mau dikatakan cuci tangan),
Anehnya jamaah tahdzir ini bermetamorfosis menjadi salafy paling sejati...

Setelah cuci tangan dari tragedi ambon dan poso...
sikapmu tak berubah terhadap para da'i, isu ihya turats masih jadi produk gagal yang laris manis laksana jeruk nipis.

sampai saat ini seolah darah ditangan mereka bersih, jamaah tahdzir sok ' jadi salafy sejati tapi tak tau diri.

Ditengah dakwah salafiyyah berkembang dan ambil peran dibumi pertiwi, di sisi lain jamaah tahdzir tak mensyukurinya sehingga mereka masih saja serampangan memfitnah lebih dahsyat lagi.

Duhai Jamaah Tahdzir...
kalaupun sekiranya kami mengambil dana tersebut toh kami atas izin Allah masih istiqamah, namun sayang diantara kami ada yang tak mengambil dari ihya turats akan tetapi tetap saja kau tuduh secara dzalim.

Kalau pun mengambil dana alhamdulillah kami tetap istiqamah, adapun kalian...?
pembangkangan Pemerintah,
Pertumpahan Darah,
Pengumpulan masa,
Menjadi Khawarij Instan, Hizbi sejati...
semua itu telah kalian lakukan akan tetapi kalian lupa.... atau pura-pura lupa..

Duhai Jamaah tahdzir....
sy pernah mendengar seorang da'i mengatakan dlm do'anya "kalau manhaj mereka begini terus, dzalim terhadap orang lain perpecahan akan terjadi jilid 2 pada mereka, kami mohon pada Allah"

Alhamdulillah...
Allah telah membuktikan, saat ini perpecahan di internal (para da'i jamaah tahdzir) jilid 2 benar-benar terjadi, diantaranya ada yang ruju', diantaranya ada yang membuat faksi tahdzir baru, diantaranya lagi istiqamah dengan para da'i jamaah tahdzir,

Duhai Jamaah Tahdzir...
Jadilah Salafy Sejati, niscaya kau tak akan merugi...!!!

SENTILAN UNTUK JAMA'AH TAHDZIR


SENTILAN UNTUK JAMA'AH TAHDZIR ::

Abu Usaamah Sufyan Bin Ranan


Ustadz Badru tampil di TV koq di masalahkan..?
difitnah..!
digunjing..!
padahal itu semua tidak direncanakan dan mungkin beliau pun tak mengetahui 'insert' adalah acara gosip.

koq mungkin..?
ya.. karena hakikat muslim adalah selamat terlebih seorang da'i, jauhi dzan diantara kalian bukankah kehormatan kaum muslimin terjaga..?

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
"Setiap muslim terhadap muslim yang lain adalah haram, yakni (haram) darahnya, (haram) kehormatannya, dan (haram) hartanya". [HR. Muslim]

Dengan demikian, atas dasar apa anda menjatuhkan kehormatan seorang muslim..?

atas kaidah apa anda langsung memvonis seorang muslim dengan julukan buruk..?

Jika anda masih mencari pembenaran bukan kebenaran atas tindakan anda maka ketahuilah Ibunda kita 'Aisyah Radhiyallahu'anha tentu telah anda tuduh berzina.

Ingatkah anda ibunda kita Aisyah Radhiyallahu'anha secara tidak terencana ia bertemu dengan Shafwan ibnu Mu’aththal radhiyallahu ‘anhu dalam kesendirian lantaran tertinggal dengan barisan kaum muslimin..?

Kalau anda menerapkan sebagaimana yang anda terapkan sekarang dengan menjatuhkan kehormatan seorang muslim tanpa hak, mungkin anda telah menuduh ibunda kita berzina saat itu.

kenapa demikian..?
karena tindakan anda saat ini mirip dengan kaum munafikin yang menuduh Aisyah radhiyallahu 'anha berzina.

Allah Ta’ala mengingatkan kepada orang yang beriman agar tetap berprasangka baik terhadap ibunda Aisyah radhiyallahu 'anha dan tidak terpengaruh oleh kaum munafikin dalam menyebarkan kedustaan tersebut. Allah ta'ala berfirman:

"Mengapa di waktu kalian mendengar berita bohong tersebut, orang-orang mukmin dan mukminah tidak bersangka baik terhadap diri mereka sendiri dan mengapa mereka tidak berkata, ‘Ini adalah sebuah berita bohong yang nyata’.” (An-Nur: 12)

Dengan demikian sikap jama'ah tahdzir yang tidak bisa menjaga lisannya, menjatuhkan martabat seorang muslim terlebih seorang da'i yang tak terencana diliput via TV Nasional adalah suatu yang tak perlu dianggap penyimpangan, terlebih dijuluki label negative tanpa hak, tanpa tabayun asal vonis asal tunjuk.

Jama'ah Tahdzir adalah Sekumpulan orang yang tidak bisa membuka mata dalam kehidupan modern, yang mana Allah mudahkan dakwah dengan pelbagai media selama tak melanggar syari'at.

sehingga hati mereka sempit, memberatkan diri, sedangkan agama ini luas dan tidak membebankan hambanya (agama islam adalah mudah).

MODUS IKHWAN N AKHWAT GADUNGAN



Abu Usaamah Sufyan Bin Ranan

Modus Ikhwan dan Akhwat GADUNGAN, dengan berbagai kriminal seperti :
1. ikhwan pencari 'perawan' (nikah bermalam langsung kabur) saat ini lebih mantap ikhtiarnya lewat sihir.

2. Akhwat perampas harta, (menikah sekalipun menjadi 'madu' sing penting keruk harta langsung kabur)

3. Akhwat Maling di majelis ta'lim. (memanfaatkan ta'lim salafy untuk mencari kelengahan muslimah Terutama saat melakukan shalat berjamaah ba'da ta'lim dimana saat itu ia mengaku sedang haid lalu ketika anda shalat ia rampas tas dan barang berharga).

4. Ikhwan bercadar ( ikhwan memakai gamis dan hijab bercadar memanfaatkan kelengahan muslimah di ta'lim salafy atau hanya menginginkan memandang wanita salafiyyat )

Saudaraku...
pencegahan nya adalah Dzikrullah, terutama pagi dan petang dijaga meskipun hanya sayyidul istighfar.

Senantiasa waspada, tetaplah tebar senyum dan salam kepada kaum muslimin namun hendaknya anda tetap memiliki personal security (pengamanan diri).

untuk muslimah menghindari sihir selain dzikrullah simpanlah foto cantik anda pada tempatnya, Jangan dipajang di media sosial.

selalu waspada...
tidak selamanya orang yang mengaku baik itu adalah baik.

tidak selamanya orang yang berpenampilan baik itu adalah baik.

baiknya seseorang tentu melalui proses yang panjang sehingga anda menjadikan orang baru menjadi baik, dengan tahapan :

1. pengenalan dirinya, jika anda hanya sekedar berteman secara biasa (latar belakang mencangkup seluruhnya)

2. kenali aktivitasnya secara detail sekiranya anda ingin bekerja sama lebih jauh dengan orang itu.

3. kenali keluarganya. (bagi anda yang akan menikah, prinsipnya bukan orang baik jika mempertahankan head to head, maka kenalilah keluarganya)

semoga bermanfaat.

Senin, 04 Agustus 2014

LEBARAN DAN LIBURAN SHALAT

cm




LEBARAN DAN LIBURAN SHALAT :

Abu Usaamah Sufyan Bin Ranan



Suasana lebaran diiringi rasa antusias sebagian kalangan kaum muslimin dengan melakukan pelbagai agenda seperti mudik, berwisata, tanpa kecuali ahli maksiat tak mau ketinggalan untuk berpesta foya ( perokok kembali merokok, pemabuk kembali mabuk, pezina kembali berzina dan sejenisnya ).

di sela-sela hingar bingar agenda mengasyikan diatas menjadikan mereka lupa urgensi iedul fithri, dimana iedhul fithri adalah hari raya menuju keta'atan, hari raya kaum mukmin, yang konsekwensinya adalah istiqamah dalam keta'atan setelah ramadhan, namun diantara kaum muslimin ( jika tak mau dikatakan Sebagian Besar) mereka lalai dalam segala amalan ketaatan terlebih yang utama adalah shalat, shalat ditinggalkan dengan alasan sibuknya melaksanakan segudang agenda lebaran (sy tidak mengatakan iedul fithri melainkan 'lebaran').

saudaraku..
sebagaimana kita ketahui bersama shalat adalah tiangnya agama,

Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam bersabda :

"islam dan pondasinya adalah shalat.”(HR. Tirmidzi)

Kalau misalkan pondasi sebuah rumah tidak dibangun bagaimana anda membuat temboknya, membuat atapnya, dan lainya sehingga menjadi sebuah bangunan bernama rumah.

Bagaimana anda dikehendaki masuk surga sedangkan surga didapatkan dengan jalan amalan shalih dal hal ini adalah shalat sebagai pokok menerapkan penghambaan diri anda kepada Rabbul alamin.

Saudaraku
ketahuilah bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“(Pembatas) antara seorang muslim dan Musyrik serta kekafiran adalah meninggalkan shalat.” (HR. Muslim).

ketahuilah bagi anda yang meninggalkan shalat, nasib anda diakhirat tergantung kehendak Allah ta'ala setelah orang itu di siksa dalam neraka dari shalat yang ditinggalkannya maka apakah ia kafir atau muslim itu kehendak Allah, jika Allah masih menganggap muslim maka akan diangkat kesurga namun jika Allah taqdirkan ia kafir maka ia kekal di jahanam.... waiyyadzubillah, sebagaimana seorang yang meninggalkan zakat dimana Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam bersabda :

“Kemudian (setelah mendapatkan siksa) dia akan melihat jalannya, apakah menuju ke surga atau ke neraka.” (HR. Abu Daud )

Saudaraku..
Jagalah shalatmu...!!!
QAULAN-SADIDA.BLOGSPOT.COM

SEKOLAH YUUK..!!