Radio Rodja 756AM

Minggu, 08 Juni 2014

HARI GINI…. PERCAYA ZODIAK..!!??







:: HARI GINI…. PERCAYA ZODIAK..!!?? ::

Abu Usaamah Sufyan Bin Ranan


Suatu permisalan ada seorang pemuda yang hendak menikah, ia sangat percaya dengan zodiak karena dia mendapatkan jodoh pun dengan mengikuti alur ramalan sehingga ia mendapat kan sang kekasih, suatu ketika tiga hari lagi ia akan menikah, tentu dengan penasaran dan keyakinan yang tinggi sang pemuda yang menjatuhkan sepenuhnya pada zodiak maka ia melihat ramalan zodiac nya :

Ramalan Bintang Aries Pekan Ini
Keuangan : Dompet mu kepepet…!!
Kesehatan : Terserang demam dan flu.
Asmara : Asmara mu kurang beruntung pekan ini..!!

Berkata si pemuda itu : “Uang sih memang kepepet, saat ini pun aku demam dan flu, tapi asamara koq belum beruntung padahal tiga hari lagi akad nikah, koq asmara-ku kurang beruntung….!!!”

Saudaraku…
Apa yang anda lakukan sekiranya anda senasib dan sepikiran dengan si pemuda itu…?
Katakanlah anda terlalu sangat percaya dengan ramalan bintang, ketika keadaan demikian dimana sesuatu berlawanan dengan arah yang anda rencanakan apakah anda tetap mempercayai-nya atau memilih galau..?

Mungkin diantara anda jika ramalan sesuai dengan apa yang anda jalani maka semakin mempercayainya 100% apalagi ramalan itu tentang kebahagiaan.

Atau diantara anda memilih galau dan menganggap angin lalu jika ramalan tak sesuai atau berlawanan dengan rencana anda..?
Ilustrasi diatas menandakan sangat sederhana bahwa ramalan hanya produk gagal, produk curian dukun melalui jin-jin jahat yang mencuri sedikit berita dari langit.

Allah ta’ala menegaskan dengan tegas dimana Dia berfirman :
Katakanlah: "Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib, kecuali Allah." [An Naml : 65].
Sekirannya kita sebagai muslim hendaknya meyakini sepenuhnya kepada Allah ta’ala.

Sekiranya kita sebagai muslim hendaknya yakin dengan konsekwensi Iman kepada Rabbul ‘alamin bukan kepada Dukun – dukun dan bala tentara iblis yang senantiasa menyesatkan manusia..!!

Syaikh Shalih al Fauzan rahimahullah berkata
“barangsiapa mengaku-ngaku mengetahui perkara ghaib atau meyakini orang yang mengaku-ngaku hal itu, maka {sekiranya tanpa taubat hingga akhir hayatnya) dikhawatirkan dia musyrik, kafir. Karena dia mengaku-ngaku menyamai Allah dalam perkara yang termasuk Kekhususan bagi Allah.” [kitab At Tauhid]

Saudaraku…?
Sereem... Perkara nya sangat Berat,..!! Antara Iman dan kufur.
Masihkah anda mempercai-nya..?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Article's :

QAULAN-SADIDA.BLOGSPOT.COM

SEKOLAH YUUK..!!