Jumat, 31 Januari 2014

CINTA ITU MEMBUTAKAN









:: CINTA ITU MEMBUTAKAN..!! ::
[ Buta Mata dan Buta Hati ]

Abu Usaamah Sufyan Bin Ranan

Saudaraku...
Mencintai seseorang terkadang banyak keliru nya dibanding benarnya, dicintai seseorang hanya berdasarkan asas tertentu yang bisa membangun rasa cinta kepada seseorang itu, entah lantaran cantik/tampannya, bisa juga lantaran kaya harta meskipun kerdil hatinya, atau selainya, dan tentu sangat sedikit orang mencintai sesamanya lantaran RabbNya. oleh karena itu Cinta itu terkadang membutakan..!!

Cinta mencintai adalah sesuatu yang lumrah dan sangat manusiawi,
berbicara cinta membuat pelakunya dimabuk kepayang,
berbicara cinta membuat seseorang lupa akan keyakinannya sehingga iya dengan bangganya memurtadkan diri lantaran cinta,
cinta membuat pahit itu menjadi manis,
cinta membuat sakit menjadi sehat, akan tetapi tak mengubah hakikatnya karena semua itu fatamorgana sebuah tipuan yang menjangkiti seseorang yang terkena virus merah jambu.

Saudaraku...
Tentu kita bertanya-tanya kalau sekiranya cinta itu lumrah dan manusiawi lalu kenapa cinta itu buta..?

Manusia saling mencintai adalah sifat manusiawi namun agar tidak jatuh pada kecintaan yang buta butuh pengelolaan cinta dalam diri, butuh manajemen diri dimana kedudukan cinta itu sebenarnya, apakah cinta itu kita kuasai ataukah kita dikuasai cinta sehingga menjadi buta..?

Seseorang yang tidak menguasai cinta alias 'buta' karena cinta hakikatnya adalah ia tidak dalam mencintai dan tidak mengetahui apa definisi cinta itu, sehingga ia terombang ambing tanpa arah mengikuti apa yang seharusnya ia tidak lakukan sehingga jatuh pada lembah atau jurang yang dalam bagaikan orang yang buta akan tetapi ini lebih parah buta mata dan buta hatinya karea cinta.

adapun orang yang menguasai cinta, inilah orang yang tulus dalam cintanya, ia mempunyai prinsip bahwa tak selamanya cinta itu manis, tak selamanya cinta itu suka, dan tak selamanya cinta itu tak berujung, ia mengetahui lia-liku jalan yang mana harusnya ia berbelok dan kapan waktunya ia lurus, itulah orang yang mencintai dengan ketulusan dan itu adalah memandang setiap kecintaanya lantaran RabbNya, lantaran Allah ta'ala rabb yang menguasai alam, Rabb yang al hakim di hari akhir, dan Dia yang akan menghakimi orang-orang yang salah dalam mencinta terlebih cinta berujung pemurtadan dan malapetaka. waiyyadzubillah.

Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam bersabda :
“Siapa saja yang mencintai karena Allah, membenci karena Allah, memberi karena Allah dan tidak memberi karena Allah, maka sungguh telah sempurna imannya.” (HR Abu Dawud dan at-Tirmidzi).

Cinta karena Allah adalah prinsip yang kuat, tembok yang kokoh meskipun orang lain mencoba itu mendobraknya, cinta karena Allah adalah kecintaan yang tak bertepi dan tak berujung, inilah prinsip seorang muslim, sebuah prinsip dimana kecintaan yang mendasar berbuah suatu ibadah dan pengokohan iman. wallahu'alam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Article's :

QAULAN-SADIDA.BLOGSPOT.COM

SEKOLAH YUUK..!!