Rabu, 25 Desember 2013

TOPI SINTERKLAS











~:: DIMANA JILBAB DAN PECIMU..? SEHINGGA TOPI SINTERKLAS KAU KENAKAN ::~

{ Pendangkalan Aqidah Umat Islam dalam Toleransi Pelecehan }

Abu Usaamah Sufyan Bin Ranan

Dikala Aqidahmu dijajah oleh agama lain..?
Dikala Jilbabmu dibawah topi sinterklas..?
Dikala kepalamu yang digunakan bersujud kepada Al Malik akan tetapi kau campakannya dengan mengenakan topi sinterklas..?

Mana Aqidahmu..?
Mana Harga dirimu sebagai umat islam...?
Akankah aqidaahmu bisa tergadaikan lantaran hanya sepeser rupiah..?
Bertaubatlah sebelum terlambat, toleransi ada pada tempatnya dan mempunyai fax tersendiri dalam agama yang mulia ini, akan tetapi sekiranya engkau mengenakan apa yang mereka kenakan itu bukanlah toleransi sebab engkau telah melecehkan agamamu sendiri yakni al ISLAM...!!

Bagaimana dikatakan toleransi jika anda mengenakan pakaian yang diluar agama islam..?
Bagaimana dikatakan toleransi sekiranya diri anda tidak pada prinsip pendirian yang kokoh..!!
Orang yang memakai atribut agama lain tak lain tertimpa 2 penyakit :
1. penyakit Pikun sebelum waktunya. yakni pikun terhadap agamanya.
2. penyakit plin plan terombang ambing laksana kapas yang berterbangan tidak tahu kemana ia melangkah.

TOLERANSI INDONESIA LEBAY..!!

Orang yang mendewakan Hak Asasi Manusia [HAM] tentu berguru di negeri Barat...
Orang yang membeo kalimat sok 'toleran' tentu berkiblat kepada barat..
Coba anda lihat di negeri barat yang katanya menjunjung tinggi HAM dan sok 'Toleran' adakah sikap mereka ketika idul fithri menjelang, mereka mengenakan peci atau jilbab sebagai sikap toleransi kepada umat islam..?

Tentu kita tidak akan menemukan toko-toko di amerika/eropa mengenakan peci untuk toleransi kepada umat islam dihari idul fithri..!!
dengan demikian Negeri Indonesia yang mayoritas Muslim, adalah negeri yang sangat Aneh dalam menempatkan toleransi dalam bersikap.

Sudah tahu Agama Islam adalah agama yang benar dan toleran dengan penganut agama diluarnya,

Firman Allah :

"Untuk ku agama ku dan untukmu agama mu [terj. al kafiruun : 6]

ini adalah prinsip toleransi yang tinggi dalam islam dan mengalahkan toleransi yang dibuat oleh barat.

maka sesuatu yang berlebihan tentu akan kebablasan, tentu penduduk surga tidak akan mau tercebur ke lembah Neraka, begitupun sudah jelas amalan yang berpahala maka janganlah membuat amalan dosa.

maka dari itu
"bagi kami adalah amalan kami dan bagi kamu adalah amalan kamu [terj. al qashas;55]

'Adi Bin Hatim yang dahulunya adalah pemeluk nashrani lalu menjadi muslim, akan tetapi ia tetap mengenakan klung salib dari emas lalu apa kata Rasulullah :

"wahai 'adi lepaskan berhala yang berada dilehermu:"[ HR. Tirmidzi]

Lihatlah wahai pemuja dan pemakai topi sinterklas...
kalau agama mu yang sejak lahir sudah muslim tentu dirimu lebih tahu bahwa itu adalah simbol agama yang bukan ajaran islam sebagaimana seorang mualaf saja 'adi bin hatim dilarang mengenakan lagi simbol kekristenan apalagi kita yang dari lahir sudah muslim.

Buang topi kufurmu, jangan biarkan kepalmu yang diperuntukan untuk bersujud ternoda oleh simbol kufur sinterklas. wallahu'alam


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Article's :

QAULAN-SADIDA.BLOGSPOT.COM

SEKOLAH YUUK..!!