Selasa, 24 Desember 2013

RADIKALISME TAKFIRI DALAM NAUNGAN KEBODOHAN










~:: RADIKALISME TAKFIRI DALAM NAUNGAN KEBODOHAN ::~

[ menanggapi penyerangan al qaeda di rumah sakit yaman ]

Abu Usaamah Sufyan Bin Ranan

Radikalisme mengatasnamakan JIHAD sangat merugikan ISLAM, Entah lantaran tidak mengetahui mana muslim atau bukan, tidak mengetahui mana yang dikatakan wanita dan anak-anak wallahu'alam ataukah hati nurani mereka telah mati menganggap seluruhnya adalah musuh dan thagut yang harus diperangi meskipun ia muslim, meskipun ia wanita terlebih anak kecil.

Bukankah mereka memiliki telinga untuk mendengar..?
bukankah mereka memiliki akal untuk berfikir..?
bukankah mereka mengetahui jika jihad perang bahwa wanita dan anak -anak dilindungi meskipun dari kalangan musuh, dan Rasulullah melaknat orang yang membunuh wanita dan anak-anak dimedan jihad..?

ngatkah mereka kepada nasehat dari sebaik-baik nasehat abu bakar kepada Yazid bin Abi Sufyan yang termaktub dalam kitab al muawtha'

“Aku nasehati engkau dengan sepuluh perkara jangan membunuh kaum wanita dan anak-anak atau orang tua, orang lemah. Jangn menebang pohon yang berbuah. Jangn menghancurkan rumah. Jangan membunuh domba atau unta kecuali untuk makan. Jangan membakar sarang lebah dan membubarkannya. Jangan mencuri rampasan perang, dan jangan menjadi pengecut.”

Beginilah islam dalam mengatur strategi perang dalam berjihad, jangankan wanita dan anak-anak sampai menebang pohon yg berbuah serta membunuh binatang bahkan mengusir lebahpun mempunyai larangan dengan adab yang tinggi.

Lalu bagaimana dibenarkan jihad mereka yang menyerang orang-orang lemah dirumah sakit dengan secara sadis ditembak, di BOM dengan granat, tidak memandang itu wanita, tak memandang itu orang-orang lemah yang sedang sakit, apakah hati mereka sudah mati..? ataukah selimut kebodohan yang menjadi modal mereka..?

Duka kita sangat besar, kaum muslimin tersayat hatinya dengan tindakan sadis takfiri teroris, nampaknya tidak ada lagi kebaikan dalam diri, hati ini menangis setelah menyaksikanya.

Saya tidak membayangkan manusia dikolong langit ini seorang muslim atau bukan, kita berbicara ata dasar kemanusiaan, Islam yang ajarannya sangat memuliakan darah hingga kafir mu'ahad pun yang terikat perjanjian dengan pemerintah wajib dilindungi dan haram untuk dibunuh namun mereka membunuhnya, wanita muslim yang lemah merek bunuh, orang sakit yang terbaring mereka tembak..!!

sekali lagi kita tidak berbicara nash yang memberitakan hukuman pembunuh darah kaum muslimin, kita membicarakan sifat nurani dari hati manusia, adakah hati dan masihkah nurani tertanam dalam jiwa pembunuh secara sadis tersebut..?

Bukankah mereka mendengar Rasulullah bersabda :

"barang siapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja maka akan dibalas dengan Jahanam"

ingat wahai saudaraku, jahannam, jahanam..?

Waspadi gerakan radikal dalam islam dengan mengatasnamakan jihad, BOM BUNUH DIRI DAN BERJIHAD DI NNEGERI MUSLIM TIDAK DIBENARKAN OLEH ISLAM.

Orang yang membom bunuh diri bukanlah JIHAD, pelakunya bukanlah MUJAHID, matinya tidaklah SYAHID. wallahu'alam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Article's :

QAULAN-SADIDA.BLOGSPOT.COM

SEKOLAH YUUK..!!