Selasa, 01 Juli 2014

ANEH, WARUNG REMANG-REMANG BUKA DISIANG HARI RAMADHAN

: ANEH, WARUNG REMANG-REMANG BUKA DISIANG HARI RAMADHAN :

Abu Usaamah Sufyan Bin Ranan

Saudaraku

Warung remang-remang ideal-nya menggambarkan situasi lokalisasi pelacur pada malam hari dan diluar bulan suci ramadhan, namun pernahkah anda menemui warung remang-remang di siang hari pada bulan suci Ramadhan. . . ?

Bulan Ramadhan ternodai dengan adanya warung remang-remang yang tetap buka jam operasionalnya, berbicara warung remang-remang di bulan Ramadhan bukan berbicara pelacuran melainkan pembicaraan kita berkaitan dengan warung yang ditutup setengah hati,
memunculkan kaki –kaki orang yang mengunjungi,
yakni warung makan buka di siang hari ,
puasa Ramadhan pun ternodai .


Bagimu, Pemiliki Warung Remang-remang . . .!!

Sedikit catatan nasihat bagi kami untuk pemilik warung remang-remang diantara-nya :

1 . Rezeki yang berkah adalah tujuan Utama.


Sering kita mendengar Rezeki yang berkah, lalu apa sih rezaki yang berkah itu. . . ?

Imam an-Nawawi rahimahullah berkata, " keberkahan ialah kebaikan yang melimpah dan abadi." (Syarah Shahih Muslim)


Keberkahan rezeki adalah syukur meskipun sedikit maka Allah tambahkan rezeki tersebut mencukupi keperluan anda, rezeki yang berkah tidak dapat diukur oleh ilmu pasti, tidak bisa kita katakan 1 di tambah 1 sama dengan 2, tidak!!

Bahkan 1 buah delima saja mencukupi banyak orang, butuh bukti lihatlah Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam bersabda :

"Akan diperintahkan (oleh Allah) kepada bumi: tumbuhkanlah buah-buahanmu, dan kembalikan keberkahanmu, maka pada masa itu, sekelompok orang akan merasa cukup (menjadi kenyang) dengan memakan satu buah delima, dan mereka dapat berteduh dibawah kulitnya.

Dan air susu diberkahi, sampai-sampai sekali peras seekor unta dapat mencukupi banyak orang, dan sekali peras susu seekor sapi dapat mencukupi manusia satu kabilah, dan sekali peras, susu seekor domba dapat mencukupi satu cabang kabilah." (HR. Imam Muslim)


Inilah definisi rezeki yang berkah, bahwa kelapangan rezeki dan umur diukur dengan keberkahannya.

2 . Jangan tolong menolong dalam hal Dosa dan Maksiat .
Allah ta’ala berfirman :


“Dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya. ” (QS. Al Maidah: 2).


Anda membuka warung makan di siang hari merupakan rasa intoleran terhadap kaum muslimin yang sedang menunaikan ibadah puasa serta memfasilitasi orang-orang yang tidak berpuasa, terlebih seorang muslim yang ingkar kepada Allah dengan tida berpuasa ramadhan difasilitasi makan siang merupakan suatu pelanggaran dan termasuk tolong menolong dalam berbuat dosa.

3. Mencari Rezeki bisa di siasati.


Kita adalah Manusia makhluk Allah yang paling sempurna, memiliki daya fikir yang luar biasa, dengan demikian jangan pesimis menatap masa depan, jangan munculkan sugesti kecemasan memperoleh rezeki, Motivator muslim dunia Dr Ibrahim el Fiky dalam bukunya quwwat al tafkir mengatakan :

“Anda berfikir bisa atau tidak bisa, dua-duanya akan benar. Bila anda berfikir bisa, Insya Allah anda bisa tetapi jika anda berfikir tidak bisa maka akan tidak bisa” .

Dengan demikian tidak ada yang tidak bisa disiasati semua-nya bisa disiasati asalkan anda berfikir untuk bisa mencari rezeki dan anda adalah Manusia, Anda adalah Manusia.

Jangan kita kalah dengan burung yang senantiasa bertawakal kepada Allah dengan segala usahanya pagi ia tak tau makan dengan apa, namun sore hari ia kenyang sekali atas rezeki yang Allah berikan, kalau burung saja bisa bertawakal maka kita sebagai manusia tentu tidak mau dikalahkan dengan burung.


Lihat hal ini di tegaskan oleh Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam :
“Andaikan kalian benar-benar bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan memberi kalian rezeki sebagaimana Dia memberi rezeki kepada burung, yaitu keluar dengan kelaparan di pagi hari dan kembali dengan perut kenyang di sore hari. (HR. Tirmidzi)


Saudaraku

Lihatlah Burung saja senantiasa bertawakal kepada Allah akan hal menyangkut urusan sejengkal perut bagaimana dengan anda . . . ?

Hendaknya kita pun harus lebih bertawakal dibanding burung – burung, maka tiada alasan untuk membuka warung remang remang di siang hari, menonjolkan kaki dengan membuka tirai setengah hati, lalu bagaimana mensiasati agar pemasukan tetap ada meskipun dibulan Ramadhan ?


TIPS TETAP BUKA WARUNG TANPA REMANG – REMANG DIBULAN SUCI RAMADHAN :



a. Solusi dan siasat – nya :
“Jadikan siang menjadi malam dan malam jadi siang”


• Anda bisa membuka warung pada saat menjelang berbuka dengan menyajikan makanan untuk orang berbuka puasa seperti kolak, es buah dan sejenisnya.

• Lalu anda buka dengan makanan berat setelah shalat tarawih sampai sahur dengan siasat manajemen dagang misalkan sahur 4 kali gratis 1 kali, insya Allah pendapatan anda akan berkah dan meningkat ibanding hari biasa dan janji Allah adalah pasti.


b. Solusi dan siasatnya

“Mencoba menjual usaha baru musiman dengan meninggalkan usaha lama”

Ini adalah strategi yang menurut saya ampuh, betapa banyak orang yang saya temui misalkan biasanya pedagang rujak ketika ramadhan tiba ia rubah gerobaknya dengan pedagang sop buah menjelang berbuka, hasilnya . . .

Masya Allah berkah dan berlipat-lipat. . .!!

Dengan demikian saudaraku. . .

Banyak siasat, banyak solusi, bumi Allah sangat luas.
Jangan jadikan diri kita sebagai kerikil ramadhan, menodai bulan suci, membantu orang berbuat dosa dan sejenisnya melalui membuka warung makan remang-remang di siang hari ramadhan.
Semoga Bermanfaat.
Baarakallahufikum.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Article's :

QAULAN-SADIDA.BLOGSPOT.COM

SEKOLAH YUUK..!!