Selasa, 11 Maret 2014

UNTUK MU…. PARA MANTAN PENDIDIK, TERNYATA JALAN HIDUP KITA BERBEDA-BEDA















:: UNTUK MU…. PARA MANTAN PENDIDIK,
TERNYATA JALAN HIDUP KITA BERBEDA-BEDA ::


Abu Usaamah Sufyan Bin Ranan


Saudaraku…
Menjadi sebuah dilema, disaat kaum sekuler merajai negeri…
disaat kristenisasi marak terjadi….
Namun kita enggan menyadari…

Menjadi suatu problema yang ada, dimana para pendidik yang menjadi tulang punggung untuk mendidik generasi penerus umat, khususnya mereka yang berkecimpung di dunia pendidikan, berdakwah di lingkungan sekolah, bersabar dalam mendidik siswa merupakan ladang amal berbuah pahala diakhirat kelak.

Namun ditengah usaha mensyi'arkan pendidikan islam yang tengah bersaing dengan pendidikan sekuler dan Kristen, sangat disayangkan..!!

Sangat disayangkan,,, kita lebih memilih tumbang di medan juang...!!
mengapa kita frustasi…
mengapa kita mundur…
mengapa kita berhenti sebelum garis finish..
sedangkan kitalah satu-satunya tumpuan untuk mendidik generasi umat, generasi rabbani..

Untukmu Para Pendidik..
Inna sa'yakum lasyatta ==jalan hidup kita memang berbeda-beda==

Diantara kita lebih memilih tumbang, mencari ladang lain…
Diantara kita lebih memilih pekerjaan bermuatan materi dunia oriented dibanding dengan pekerjaan mendidik, bekerja didunia pendidikan memang butuh pengorbanan dan itu merupakan investasi akhirat tidakkah kita berfikir..?

Sekiranya kita memilih dunia oriented dibanding investasi akhirat dalam dunia pendidikan cukup renungkan dan kami katakana kepada kalian Inna sa'yakum lasyatta ==jalan hidup kita memang berbeda ==

Inna sa'yakum lasyatta
Inna sa'yakum lasyatta
Inna sa'yakum lasyatta
Jalan hidup kita memang berbeda, Usaha-usaha kita untuk mencukupi dunia tergantung kepada diri kita,
akankah kita memilih untuk berjihad didunia pendidikan yang seolah Allah taqdirkan mendapatkan materi yang cukup namun berbuah hikmah investasi akhirat ataukah kita lebih menempuh dunia perusahaan yang menjadikan seseorang mendapatkan materi berlimpah..?

Inna sa'yakum lasyatta
Jalan hidup kita memang berbeda.

Hendaknya kita sadar,
Begitu sedikitnya lembaga pendidikan islam yang mengajarkan ajaran yang lurus..
Begitu minoritasnya sekolah-sekolah islam yang mencetak genarasi rabbani…

Disisi lain, begitu banyaknya sekolah sekuler dan Kristen yang menampung ana-anak kaum muslimin, maka untukmu para pendidik akankah kau korbankan keringatmu untuk pendidikan islam…?
Ataukah kau merasa acuh dan memilih hidup berdagang atau di perusahaan bermateri yang melimpah..?

Jika demikian, kami tak melarang cukuplah Inna sa'yakum lasyatta –jalan hidup kita berbeda-beda-

Untukmu para pendidik yang masih istiqamah berjihad di dunia pendidikan…
Ketahuilah peserta didik kita, anak didik kita, para siswa merupakan generasi penerus yang semisal saja engkau ajarkan ia satu kebaikan saja dan suatu kebaikan itu diamalkan maka berapa banyak pahala yang mengalir untuk kita…

Berapa banya siswa yang mendapatkan faidah dari seorang guru dan mereka mengamalkan apa –apa yang diajarkan, tentu ini merupakan investasi pahala yang akan menolong guru tersebut diakhirat kelak…

Lihatlah anak didik kita telah hafal al qur’an, siapakah gurunya..?
Lihatlah anak didik kita shalat tahajud, siapakah ustadz nya..?
Lihatlah mereka rajin belajar dan beribadah, siapakah yang mengajarkannya..?

Untukmu para pendidik..
Sesungguhnya balasan itu tergantung pada amal.
Dan Untukmu yang frustasi menjadi pendidik…
Inna sa'yakum lasyatta –jalan hidup kita memang berbeda-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Article's :

QAULAN-SADIDA.BLOGSPOT.COM

SEKOLAH YUUK..!!