Selasa, 01 Maret 2011

Muqaddimah


Abu Usaamah Sufyan Bin Ranan Al Bykazi

Beberapa waktu lalu, marak pemberitaan di media massa tentang Jemaat Ahmadiyah. Berbagai polemik muncul. Banyak media memberikan pembelaan terhadap Jemaat Ahmadiyah yang berpusat di negeri kafir di London ini, meski ia lahir di India. Perlu di ketahui sayangnya Berbagai kalangan yang menisbatkan diri dari kalangan yang numpang nempel nama, yang nampang seolah-olah ia ahli ilmu yang hakikatnya mereka bodoh, mereka yang mau disebut sebagai cendekiawan muslim, ikut menyuarakan argumen pembelaan. Mereka membela JARINGAN IBLIS Yakni Jaringan Islam Liberal (JIL), yang di motori oleh Mantan Mahasiswa LIPIA yang dipecat secara Hina al Mubtadi' Ulil Abshar Abdalla -konon kehabisan dana ia ikut gabung ke suatu Partai Politik-, lalu mereka begandeng tangan dengan sejumlah aktivis HAM dan sejumlah tokoh gereja, pendeta-pendeta yang kafir -semoga Alloh memberikan Hidayah Kepada mereka semua-, bahkan mereka bermaksud mengajukan gugatan kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) atas fatwa MUI yang menyatakan Jemaat Ahmadiyah Qadiyan sesat dan agar segera dibekukan.

Dan fatwa ini ternyata bukan yang pertama bergulir. Sebelumnya sudah ada fatwa dengan substansi yang sama. Pembelaan yang muncul, semua mengatas namakan HAM dan kebebasan beragama. Santernya sikap pro ini, sempat memojokkan MUI, yang katanya bukan sebagai otoritas yang berhak menghakimi kebenaran beragama. Sementara itu, nyaris tidak satupun media massa yang melakukan balance dalam pemberitaan tersebut. Sungguh ironi. Tulisan berikut, bukan bermaksud mengupas mengenai Jemaat Ahmadiyah yang tengah diperbincangkan tersebut. Banyak yang sudah membahas. Berikut kami sajikan sisi lain. Yaitu mengenal sosok pencetusorang munafiq Jemaat Ahmadiyah ini. Tidak lain, dia adalah Mirza Ghulam Ahmad al Kadzab.

Siapakah dia sebenarnya?
Apakah anda mengenalnya?
Bagaimana Ajaran Kafir dia?
Berhubungankah merekah dengan Inggris? Karna telah membuat tv diinggris bernama AL ISLAM!!
Begitu mudhkah ia mendirikan televisi islam di negeri Kafir?
====???semua nya menjadi tanda tanya besar???============

Tulisan ini kami dalm Edisi Qaulan Sadida Bulan Ini menukil dari Al-Qadiayaniah Dirasat Wa Tahlil, karya Syaikh Ihsan Ilahi Zhahir, Idaratu Turjumani As-Sunnah, Lahore, Pakistan, tanpa tahun.


Meski hanya satu refensi yang kami jadikan pegangan, namun buku yang dikarang oleh Syaikh Ihsan Ilahi Zhahir ini merupakan buku yang istimewa. Beliau, yang berkebangsaan Pakistan, sangat menguasai dan memahami permasalahan tentang Ahmadiyah sebagaimana tertulis dengan bahasa aslinya, yaitu bahasa Urdu. Rujukan beliau banyak bertumpu pada karya-karya asli Jemaat Ahmadiyah, baik
yang dikarang Mirza Ghulam Ahmad atau para penerusnya.

Dan kami juga akan mengungkap pemikiran yang terjadi dan didakwahkan ABU SALAFY -tiada yang pantas ku ucapkan kepadanya kecuali gelar pengecut pada diriny dan jangnlah katakan dia ABU SALAFY tapi katakanlah Ibu SALAFY, fisiknya lelaki naluri nya wanita- karna itu kita bongkar kesesatanya dalam edisi ini dan alhamdulillah Alloh memudahkan kami.

Ibukota Indonesia, Waktu siang di Ma'had. 28 Januari 2011
Saudara Kalian se Islam

Abu Usaamah Sufyan Bin Ranan AL Bykazi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Article's :

QAULAN-SADIDA.BLOGSPOT.COM

SEKOLAH YUUK..!!