Jumat, 10 Juli 2015

:Bagimu yang 'Sengaja' tidak Puasa Ramadhan.












:Bagimu yang 'Sengaja' tidak Puasa Ramadhan.

Sufyan Bin Ranan


Saudaraku...
Kenapa kau tidak merasa malu kepada Dzat yang menciptakanmu..?
Kenapa dirimu sangat nyaman makan dan minum dikeramaian..?
disaat kaum muslimin tengah berpuasa, sedangkan anda pun adalah seorang muslim.

Secara fisik anda masih muda..
Secara badan anda bukanlah seorang yang busung lapar...
Secara udzur anda pun belum terlalu udzur terlebih menjadi seorang yang pikun.

Anda terlalu nyaman sekali makan dan minum dikeramaian..
Anda terlalu bebas merokok dipinggir jalan...

Bagimu yang 'sengaja' meninggalkan puasa Ramadhan...
Apakah anda termasuk dari orang-orang yang udzur syar'i sehingga anda secara nyaman untuk tidak berpuasa..?

Mari kita simak..
Masuk kategori mana diri anda yang diberi udzur :

(mungkin)anda seorang yang Safar..
Akan tetapi tidak semestinya anda sebagai musafir, pecicilan dipinggir jalan tanpa ada rasa hormat untuk makan dan minum didepan orang yang mukim. hormatilah... seyogyanya hadiah yang Allah berikan pada anda jangan menodai bulan Ramadhan.

(Mungkin) anda adalah orang yang sedang sakit, akan tetapi orang yang sakit tentu lemah terkapar dikasur dan dirumah, adapun anda apakah hati anda yang sakit..? apakah iman anda yang keropos ?

Ataukah (mungkin) anda sedang haidh atau nifas...
sekali lagi hadiah dari Allah jangan disalah gunakan untuk terbuka makan dan minum tanpa ada rasa malu dihadapan khalayak. namun apakah para lelaki jugasedang haid ataukah nifas..? jika ya.. besok anda dipinggir jalan mulai pakailah rok dan jang lupa plus pembalutnya.

Saudaraku...
Sekiranya udzur syar'i tidak terjadi pada anda...
lalu mengapa anda tidak berpuasa..?
cukup kuatkah mulut anda diakhirat akan dirobek..?
kuatkah.. urat leher anda ditarik bergelantungan hingga sampai tumit.

Abu Umamah menuturkan Rasulullah bersabda:
",....tiba-tiba ada suara yang sangat keras. Lalu aku bertanya,”Suara apa itu?”

Mereka menjawab,”Itu adalah suara teriakan para penghuni neraka.”
Kemudian dibawalah aku berjalan-jalan dan aku sudah bersama orang-orang yang bergantungan pada urat besar di atas tumit mereka, mulut mereka robek, dan dari robekan itu mengalirlah darah.

Kemudian aku (Abu Umamah)bertanya,”Siapakah mereka itu?”Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallammenjawab,”Mereka adalah orang-orang yang berbuka (membatalkan puasa) sebelum waktunya). (HR. an Nasa'i)

Lihatlah siksaan bagi orang yang membatalkan puasa.
Saat ini anda bebas tanpa hambatan dalam makan dan minum anda nikmati sesuka hati anda.

Akan tetapi ingatlah Allah 'azza wajala tidak tidur...
Adzab Allah amatlah pedih.

Mulailah bertaubat dari sekarang.
Buat apa menggadaikan pahala dan memelihara dosa hanya diperuntukan perut yang lebar dan panjangnya hanya sejengkal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

QAULAN-SADIDA.BLOGSPOT.COM

SEKOLAH YUUK..!!