Sabtu, 09 November 2013

SELAMAT ANDA MEMPUNYAI ANAK..!!



SELAMAT ANDA MEMPUNYAI ANAK…!!!
==============
Abu Usaamah Sufyan Bin Ranan

“Selamat ya… anda telah menjadi ibu….”
“Selamat ya.. anda telah menjadi seorang ayah..”
“Semoga anaknya shalih /shalihah..”

Kalimat inilah yang terucap bagi seseorang yang telah di nobatkan untuk menjadi sepasang orang tua bagi sang buah hati, sebelum anda melahirkan atau memiliki buah hati tentu disana ada suatu proses bernama pernikahan, sehingga anda dapat dikatakan sebagai kedua orang tua yang sah.

Namun begitu heran, ada orang yang menikah tapi tidak mau mempunyai anak, ini termasuk orang yang setengah waras menikah tapi tidak mau mempunyai anak. Maka orang yang seperti ini harus diperiksa psikisnya .

karena tujuan menikah itu adalah mempunyai anak, mustahil orang bahagia tanpa mempunyai anak sedangkan Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam bersabda :

‘Sesungguhnya ada seseorang yang diangkat derajadnya di surga”. Lalu ia bertanya “Bagaimana aku bisa mendapat ini (diangkatnya derajat) ya Rasulullah..? Dikatakan kepadanya, “ini disebabkan istighfar (permohonan ampun) dari anakmu (kepada Allah) untukmu”.

Riwayat lain :
“Nikahilah wanita yang penuh dengan kasih sayang dan karena sesungguhnya aku bangga pada kalian dihari kiamat karena jumlah kalian yang banyak.” (HR. Abu Daud dan An Nasa’I, kata Al Haitsamin).

Ketahuilah saudaraku se-iman,

Anak merupakan perhiasan kita di dunia, anak adalah bekal investasi kita menju akhirat ,
Allah ‘azza wa jalla berfirman :
Artinya: “Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia.” (Qs. Al-Kahfi: 46)
Dengan kita mempunyai anak maka suatu anugerah besar yang Allah amanahkan kepada kita, maka dari itu orang tua diwajibkan untuk mendidiknya sehingga menjadi anak yang shalih.

Salah satu factor anak kita menjadi shalih adalah lantaran kedekatan batin sang anak kepada ibu dan ayahnya, kedekatan batin anak dan orang tua dimulai ketika ia menyusui melalui susu asli ibunya alias ASI, bukan diberikan susu Sapi sehingga menjadi anak Sapi, susui dengan ASI niscaya kedekatan itu Nampak ketika ia dewasa.

Sejauh analisa saya bahwa perbedaan Anak ASI dengan Anak Sapi [jenis manusia] adalah ketika sang anak telah berusia 1 tahun ketas, sang anak tidak mau jauh dari ibunya, dia menangis dengan sekencang-kencangnya jika ditinggal sebentar saja, adapun nak sapi[jenis manusia] diusia yang sama terkesan cuek terhadap ibunya sehingga ia senang bermain dengan siapa saja meskipun bukan kepada ibunya.

Dan suatu hikmah kenapa Anak menyusui itu letaknya di dada bukan di pundak atau di perut atau di lutut..?
Hikmahnya adalah agar sang anak bisa mendekap, bisa di peluk oleh ibunya sehingga kedekatan batin akan membekas hingga ia dewasa.

Ketahuilah orang tua yang medidik anaknya dengan tulus hakikatnya ia tidak membutuhkan apapun dari keberhasilan anaknya ketika ia dewasa kelak,
Misalkan Anak yang anda didik dari kecil saat ini telah menjadi pembisnis gajinya pakai dollar, apakah anda sebagai orangtua mendapatkan dollarnya …? Tidak, yang mendapatkan pertama kali dollar anak anda, ya Istrinya.

Jika anak anda seorang Panglima Jendral TNI, apakah anda sebagai orang tua membutuhkan topi panglimanya atau seragam yang ia kenakan…? Tidak…
Bagi orang tua tidak butuh akan materi.. tidak butuh anaknya saat ini sukses menjadi apa, akan tetapi butuhnya orang tua dikala ia senja hanya satu “Keshalihan Anaknya”.
Ya.. keshalihan anak , apa yang mau diharapkan lagi jika anak yang kita didik dari kecil lalu ia senantiasa mendo’akan kita meminta ampunan kepada Allah, berbakti kepada orang tuanya di usia senja. Masya Allah… dunia telah dicukupkan akan kehadiran anak yang shalih.
SELAMAT… BAGI ANDA YANG MEMPUNYAI ANAK..!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Article's :

QAULAN-SADIDA.BLOGSPOT.COM

SEKOLAH YUUK..!!