SEKOLAH YUUK..!!

Kamis, 01 Desember 2011

HABIB MUNZIR MENGHINA ULAMA SAUDI


al Habib Munzir Al Musawa -Semoga Allah memberikan kepadanya Petunjuk Sunnah-, seorang pendiri Salah satu Majelis yang tengah naik Daun dengan ribuan pengikut fanatiknya, lagi-lagi menghina Para Ulama Sunnah yANG dia blacklist Wahhabi, Pria muda ini berupaya untuk mendoktrin umat islam kembali kepada pemahaman Sufi setengah syi'ah, oleh karena itu kehati-hatian terhadap tokoh ini harus dijelaskan kepada umat, agar umat tidak dibutakan olehnya, Penghinaan kepada Ulama Sunnah dapat menjadikan bukti bahwa orang ini diragukan ilmunya, alhamdulillah Al Ustadzuna Abu Abdil Muhsin dengan sigap membantah Pria yang mengaku Habib ini, dan semoga Allah menjaga Al Ustadz Firanda wallahulmusta'an ( redaksi Lajnah Dakwah Islam Qaulan Sadida )

Ust. ABU ABDUL MUHSIN FIRANDA ANDIRJA

Diantara para ulama yang dicela Habib Munzir adalah :



PERTAMA : Mencela As-Syaikh Bin Baaz rahimahullah.

Habib Munzir berkata :

"Beliau itu mufti arab saudi, saya tidak tahu apakah kini masih hidup atau telah wafat, ia bukan pakar hadits yg mencapai derajat Al Hafidh, atau Muhaddits, apalagi Hujjatul Islam, namun konon memang banyak hafal hadits dan ilmu sanad, namun saya telah menjawab banyak fatwanya sebagaimana buku saya yg bisa anda download di kiri web ini : Jawaban atas pertanyaan akidah.
semua adalah fatwa beliau, dan dari fatwa fatwa itu saya mengetahui bahwa ia dangkal dalam ilmu hadits.

(lihat: http://majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=&func=view&catid=9&id=24085#24085)

Habib Munzir juga berkata tatkala ditanya tentang kitab "Benteng tauhid" yang merupakan terjemahan dari kitab "Hishnut Tauhiid" karya As-Syaikh Bin Baaz rahimahullah, maka Habib Munzir berkata:

"Mengenai buku tsb sudah saya baca sekilas, masya Allah, saya tidak menyangka nama nama yg dianggap ulama dan selama ini kita dengar sebagai ahli hadits itu, betapa bobrok dan lemahnya hujjah hujjah mereka,
saya tak percaya buku itu tulisan syeikh Al Utsaimin, Bin Bazz dll, karena terlihat jelas kedangkalan mereka dalam ilmu hadits.

Ada dua kemungkinan, orang saudi mengada ada dan mencantumkan nama ulama mereka sebagai penulisnya, atau..., apakah benar mereka yg menulisnya?, hanya sebatas itukah pemahaman mereka dalam hadits? Saya bisa menjawab semua yg dalam buku itu dalam beberapa jam saja, namun saya saat ini sibuk sekali. (lihat : http://majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=&func=view&catid=9&id=20616#20616)

Habib Munzir ditanya :

"Saya ada kitab Fathul Baari syarah oleh Syeikh Abdullah b Baz dan kitab ' Solat seperti Nabi' karangan Syeikh Albani. Saya baru tahu yg isinya ada unsur unsur Wahabi. Jadi sebaiknya apakah saran Habib untuk saya lakukan terhadap kitab itu. Buang saja atau dibakar atau ditanam supaya orang lain tak dapat baca?"

Habib Munzir Menjawab :

"Saran saya buku itu boleh dibakar, tapi baiknya disimpan saja untuk perbandingan masalah hingga kita tahu banyaknya kesalahan faham wahabi dalam menafsirkan hadits

(lihat : http://majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=&func=view&catid=8&id=22830#22830 )

Habib Munzir juga berkata :

"Saudaraku yg kumuliakan, buku buku yg sudah melewati pengeditan/syarah dari Ibn Baz, sudah dirasuki hal hal yg menyimpang dari aswaja, baiknya dihindari."

(lihat : http://majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=&func=view&catid=8&id=22352#22352)

Habib Munzir juga berkata :

"Anda tahu imam mereka kini?, Mufti Saudi Arabia yg buta bernama Syeikh Ibn Bazz (membicarakan aib orang lain haram hukumnya, namun mengabarkan nama orang yg menyeru pd kesesatan ummat wajib hukumnya agar ummat tak terjebak), ia tak mengakui bahwa bumi ini bulat, ia berkata bahwa bumi ini datar seperti piring, ia tak percaya semua bukti otentik secara ilmiah, ia tetap berkeras bahwa bumi ini datar seperti piring.., yaitu bila kelewatan maka akan jatuh entah kemana, inilah akidah jumud abad ke 20"

(lihat http://majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=&func=view&catid=9&id=3713#3713)



Kesimpulan :

Pertama : Menurut Habib Munzir Syaikh Bin Baaz dangkal dalam ilmu hadits

Kedua : Menurut Habib Munzir tentang buku "Benteng Tauhid" :

- menunjukan betapa bobrok dan lemahnya hujjah hujjah mereka (*yaitu Syaikh Bin Baaz, Syaikh Utsaimin dll),

- saya tak percaya buku itu tulisan syeikh Al Utsaimin, Bin Bazz dll, karena terlihat jelas kedangkalan mereka dalam ilmu hadits

- Habib Munzir mampu membantah buku "Benteng Tauhid" hanya dalam beberapa jam saja, hanya saja beliau sibuk. Habib Munzir berkata : Saya bisa menjawab semua yg dalam buku itu dalam beberapa jam saja, namun saya saat ini sibuk sekali

Ketiga : Menurut Habib Munzir buku sifat sholat Nabi dan buku Fathul baari syarah Syaikh Bin Baaz disarankan untuk boleh dibakar. Alasan Habib Munzir karena banyaknya kesalahan faham wahabi dalam menafsirkan hadits

Keempat : Habib Munzir berkata : buku buku yg sudah melewati pengeditan/syarah dari Ibn Baz, sudah dirasuki hal hal yg menyimpang

Kelima : Menurut Habib Munzir boleh menceritakan aib Syaikh Bin Baaz karena syaikh Bin Baaz menyeru pada kesesatan. Habib Munzir berkata : "Mufti Saudi Arabia yg buta bernama Syeikh Ibn Bazz (membicarakan aib orang lain haram hukumnya, namun mengabarkan nama orang yg menyeru pd kesesatan ummat wajib hukumnya agar ummat tak terjebak)"

Keenam : Habib Munzir menyatakan akidah Syaikh Bin Baaz jumuud karena Syaikh Bin Baaz menyatakan bahwa bumi tidak bulat. Habib Munzir berkata : "Ia tak mengakui bahwa bumi ini bulat, ia berkata bahwa bumi ini datar seperti piring, ia tak percaya semua bukti otentik secara ilmiah, ia tetap berkeras bahwa bumi ini datar seperti piring.., yaitu bila kelewatan maka akan jatuh entah kemana, inilah akidah jumud abad ke 20"


SANGGAHAN

Sungguh keji perkataan Habib Munzir sang ahli hadits…sampai-sampai mengatakan bahwa Syaikh Bin Baaz dangkal ilmu haditsnya.

Wahai Habib Munzir…tatkala anda mengatakan demikian apakah anda sudah mengukur keilmuan ilmu hadits Syaikh Bin Baaz?? Lalu anda membandingkannya dengan ilmu hadits anda yang hebat??!!

Wahai Habib Munzir…bagaimana anda mengetahui kerendahan ilmu hadits Syaikh Bin Baaz hanya dengan membaca kitab "Benteng Tauhid"?, apakah kitab tersebut sedang membicarakan ilmu hadits??!!. Bahkan anda menyatakan bahwa hujjah Syaikh Bin Baaz dalam kitab tersebut "Bobrok" dan "Lemah". Maka pantas saja jika kemudian anda menganjurkan untuk membakar kitab-kitab syaikh Bin Baaz??!!

Bahkan anda menyatakan mampu untuk membantah kitab "Benteng Tauhid" tersebut hanya dalam waktu beberapa jam?!!!



Wahai Habib …kalau ada kesalahan dalam kitab “Benteng tauhid”, coba tunjukkan…



Wah.. anda benar-benar orang alim dan pakar hadits.

Kalau Syaikh Bin Baaz bisa anda bantah dalam beberapa jam…jangan-jangan bantahan-bantahan dalam artikel-artikel saya mungkin hanya dalam beberapa menit bisa anda bantah. Maka saya sangat berharap anda membantah artikel-artikel saya…

Wahai Habib Munzir…anda menghalalkan untuk mencela Syaikh Bin Baaz dengan menunjukkan cacat belia (yaitu butanya beliau) dengan alasan bahwa Syaikh Bin Baaz menyeru pada kesesatan…!!!, bahkan anda meyakini wajib bagi anda untuk mencela kebutaan Syaikh Bin Baaz…, maka;

- Apakah demikian bantahan yang ilmiyah..!!!.

- Apakah demikian akhlaknya seorang yang menyebut dirinya sebagai keturunan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

- Apakah demikian Habib berbicara kepada seorang muslim paling tidak, kalau Anda tidak menganggap beliau (syeikh Ibnu Baz rahimahullah) seorang alim.

Wahai Habib…betapa banyak orang yang buta mata akan tetapi Allah memberi sinar dan cahaya kebenaran dalam hatinya. Betapa banyak orang yang buta akan tetapi lebih alim dan lebih bertakwa daripada orang yang bisa melihat. Kalau anda ingin mengkritik saya rasa tidak perlu mencela kebutaan Syaikh Bin Baaz.

Wahai Habib Munzir, anda telah mencerca Syaikh Bin Baaz dengan menyatakan bahwa akidah beliau jumud !!!, dan anda menuduh bahwasanya Syaikh Bin Baaz menyatakan bahwa bumi itu seperti piring dan tidak bulat??

Bisakah anda menyebutkan sumber perkataan Syaikh Bin Baaz tersebut??!!

Jika anda tidak mampu menyebutkannya berarti anda telah berdusta !!!!

Justru Syaikh Bin Baaz –yang saya dapati- dalam buku-buku beliau menyatakan bahwa bumi itu bulat. Silahkan anda membaca buku beliau Majmuu' Fataawaa Syaikh Bin Baaz 3/156-159 dan juga 9/228.

Wahai Habib Munzir…jika anda tidak bisa menyebutkan sumber perkataan Syaikh Bin Baaz maka ketahuilah bahwa dusta itu akhlak yang sangat buruk…apalagi dusta atas nama ulama ??!!!



KEDUA : Habib Munzir menudah para ulama sering menggunting perkataan para ulama aswaja

Habib Munzir berkata :

"Saudaraku yg kumuliakan, diantaranya tentunya Ibn Abdul Wahhab, Ibn Taimiyah, Al Baniy, Abdullah bin Bazz, Muhammad qutub, Utsaimin, Mufti Perlis Malaysia, dan banyak lagi.

namun hati hati lho saudaraku, karena mereka juga sering : Gunting Tambal ucapan para ulama aswaja, mereka gunting ucapan Imam Nawawi, Imam Ibn Hajar, Imam Ibn Rajab, dan banyak lagi.

jika kita lihat sekilas tentunya bertentangan dg aswaja dan sefaham dg mereka, namun jika kita lihat pada tulisan aslinya, ternyata keterangannya jelas membantah ucapan itu, namun karena digunting, maka maknanya menjadi berubah bahkan sebaliknya". (lihat : http://majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=&func=view&catid=9&id=19677#19677)

Wahai Habib Munzir…anda mengatakan para ulama di atas (Ibnu Taimiyyah, Muhammad bin Abdil Wahhab, Bin Baaz, Utsaimin, Al-Albani) SERING menggunting dan menambal perkataan para ulama aswaja???!!

Saya sangat berharap anda mendatangkan bukti-buktinya…!!!. Sungguh ini merupakan tuduhan yang sangat keji…yang arti dari tuduhan anda ini bahwasanya para ulama tersebut adalah para pendusta karena SERING menggunting dan menambal !!!!, bahkan berdusta kepada umat !!!

Wahai Habib Munzir bertakwalah kepada Allah…datangkanlah bukti anda…saya menunggu dengan sabar…bukankah anda mampu membantah syaikh Bin Baaz hanya dalam beberapa jam??, tentunya hanya butuh beberapa menit saja untuk mendatangkan bukti bahwa para ulama tersebut SERING berdusta kepada umat !!!



Para pembaca yang budiman, masih banyak cercaan Habib Munzir kepada para ulama seperti Al-Albani, Al-Utsaimin, dll, hanya saja saya rasa apa yang kami paparkan di atas sudah cukup untuk menggabarkan betapa alimnya dan tingginya ilmu hadits Habib Munzir dan betapa indahnya "budi pekerti dan tutur kata serta kelembutan hati beliau". Saya sangat berharap permintaan-permintaan saya kepada Habib Munzir untuk segera mendatangkan bukti atas tuduhan-tuduhannya kepada para ulama tersebut…dan saya sangat menanti komentar dan koreksian Habib Munzir atas artikel-artikel yang saya tulis…. .

Selama ini saya belajar kepada guru-guru saya di masjid Nabawi seperti Ahli Hadits Syaikh Abdul Muhsin Al-Abbad yang mengajar di masjid Nabawi, demikian juga saya belajar di guru-guru saya di kuliyah hadits di Universitas Islam Madinah yang rata-rata mereka memiliki sanad dan pakar hadits…ternyata…saya tidak tahu kalau di tanah air tercinta ada seorang ahli dan pakar hadits seperti Habib Munzir. Siapakah diantara kita yang tidak ingin menimba ilmu dari orang yang seperti Habib Munzir yang merendahkan ilmu haditsnya Syaikh Bin Baaz, Syaikh Utsaimin, dan Syaikh Albani ???!!!


Renungan :

Ibnu 'Asaakir rahimahullah berkata :

واعلم يا أخي وفقنا الله وإياك لمرضاته وجعلنا ممن يخشاه ويتقيه حق تقاته أن لحوم العلماء رحمة الله عليهم مسمومة وعادة الله في هتك أستار منتقصيهم معلومة لأن الوقيعة فيهم بما هم منه براء أمره عظيم والتناول لأعراضهم بالزور والإفتراء مرتع وخيم والاختلاق على من اختاره الله منهم لنعش العلم خلق ذميم

"Ketahuilah wahai saudaraku –semoga Allah memberikan taufiqNya kepada kami dan juga kepada engkau menuju keridhoanNya serta mmenjadikan kita termasuk dari kalangan orang-orang yang takut dan bertakwa kepadaNya dengan ketakwaan yang sesungguhnya- bahwasanya daging para ulama –semoga Allah merahmati mereka- adalah beracun, dan kebiasaan Allah untuk merobek tirai para pencela mereka telah diketahui, karena mencela para ulama dengan perkara-perkara yang mereka sendiri berlepas diri merupakan perkara yang besar, dan mencela kehormatan mereka dengan kebohongan dan penipuan adalah lahan yang buruk, serta berdusta atas para ulama yang telah dipilih oleh Allah untuk menegakkan ilmu merupakan akhlak yang tercela" (Tabyiin Kadzib Al-Muftari hal 29)

Sungguh indah perkataan seorang penyair :

يَا نَاطِحَ الْجَبَلِ الْعَالِي لِيُكْلِمَهُ ******** أَشْفِقْ عَلَى الرَّأْسِ لاَ تُشْفِقْ عَلَى الْجَبَلِ

Wahai orang yang menanduk gunung yang tinggi untuk meruntuhkannya….kasihanilah kepalamu dan janganlah mengasihani gunung tersebut



Kota suci Mekah , 2 Dzulhijjah 1432 H bertepatan dengan 29 Oktober 2011, diedit kembali di Kota Nabi tanggal 17 Dzulhijjah 1432 H bertepatan dengan 14 November 2011

6 komentar:

  1. kelihatan sekali penulis artikel ni kurang ilmu.. jadi artikelnya klw dibaca rasanya lucu... klw ada oran komen... di deletttt lagi.. kpn ya wahaby berani jujur???

    BalasHapus
  2. memang kami akui komentar anda kami delete, dan kami terus terang di media umum ini pada balasan komentar anda, pada artikel bantahan untuk ummatipress. disana kami berkomentar balasan anda:
    "alhamdulillah setelah saya tunggu dan tunggu, sembari saya mendelete komentar-komentar dari orang yang pengecut dan tidak menampilkan identitas dengan menamakan dirinya AL WABAHY (NO AL WAHABY)"

    dengan ini kami mengakui pendeletan komentar anda karena komentar anda tidak berbobot. dan kami berani mengatakan demikian di publik -tanpa mengurangi wibawa kami didepan penyokong syi'ah seperti anda-, namun ketika anda membawa dan membela atribut syi'ah maka itulah komentar anda yang kami tunggu, dan kami menyatakan pada publik anda syi'i atau terpengaruh syi'ah.

    adapun diri anda dengan pede masih menyembunyikan identitas anda sebenarnya, inilah sifat pengecut syi'ah dinegeri sunnah seperti indonesia ini bertaqiyyah dst.. bahkan anda seolah-olah tidak melihat komentar kami yang membantah diri anda yang pengecut.

    Diam nya kami bukan berarti kalahnya kami, sebagaimana Imam syafi'i rahimahullah berkata"Diamku dalam berdebat bukanlah kekalahan bagiku, sesungguhnya tidak pantas singa meladeni anjing."

    wallahu'alam

    BalasHapus
  3. bantah dg santun dan halus setiap tuduhan...soal ada yg tdk setuju...bukankah telah jelas dalam sirah nabi2...bahkan dia akhir jaman ada nabi yg hanya punya sedikit pengikut bahkan ada yg tdk punya sama sekali...krn suatu yg mustahil ada sesuatu ajaran, metode dan paham yg disetujui, diterima dan disukai semua manusia..jd perselisihan adalah keniscayaan..krn disebabkan oleh perbedaan prinsip, kepentingan dan keyakinan...

    BalasHapus
  4. yang lurus aqidahnya dipercaya Alloh SWT menjaga 2 tempat suci Makah, Madinah.

    BalasHapus
  5. mirip dajjal ya... membolak balikkan kebenaran dg kesesatan padahal aqidahnya dia yg dangkal, malah menuduh ulama haroain yg bodoh... sugguh keji...!!

    BalasHapus
  6. wah.. blog wahabi yg menyesatkan..

    BalasHapus